Psikologi Umum Pertemuan ke-4 : Sejarah Perkembangan Psikologi

 Psikologi Umum Pertemuan ke-4

Oleh Ibu Mafaza, S.Psi., M.Sc.

Selasa, 21 September 2021


SEJARAH PERKEMBANGAN PSIKOLOGI

Sebelumnya kita harus tahu kenapa sih kita harus belajar mengenai sejarah perkembangan psikologi ?

1.  Agar kita lebih memahami ilmu apa sih psikologi itu

2. Dan Dengan mempelajari sejarah perkembangan psikologi kita akan menemukan ide-ide yang dikembangkan pada waktu dahulu sehingga lahirlah sebuah ilmu psikologi di masa kini.

Akar dari sejarah psikologi dapat ditelusuri di zaman Yunani Kuno. Zaman sekitar 5 abad yang lalu tersebut, masyarakatnya menganut kepercayaan animisme, antropomorfisme, magic dan juga homo-psychologicus. Pada zaman ini ada beberapa filsuf besar yang menjadi akar dari munculnya psikologi, yaitu :  




1. Thales (625-547 B.S)

  • Ia menekankan penjelasan alami dan meminimalkan sebab supranatural dari suatu masalah
  • Salah satu teorinya yaitu kosmologi yang menekankan bahwa alam semesta terdiri dari zat-zat alami yang diatur oleh prinsip-prinsip alam

 "This is how I see things, how I believe that things are. Try to improve upon my teaching."

2. Socrates (470-399 B.S)

  • Mengemukakan bahwa pengalaman individu sangat penting. Socrates menyimpulkan definisi induktif dari suatu masalah kemudian mengambil essencenya dan menerapkan konsepnya.
  • Ia menetang kaum sofis, yaitu kaum yang percaya bahwa kebenaran itu relatif, dan karena itu tidak ada satupun kebenaran dianggap ada.

3. Plato (427-347 B.C)

  • Menyatakan bahwa segala sesuatu yang ada di dunia empiris adalah manifestasi dari bentuk murni (idea) yang ada di abstrak, dikenal dengan "Teori Idea"
  • Plato percaya dunia ide adalah asal muasal segala sesuatu yang ada di dunia nyata, yang melalui interaksi murni dengan materi
4. Aristoteles (384-322 B.C)
  • Mengemukakan teori causation and teleology, menurutnya untuk memahami sesuatu kita harus memiliki empat aspek yaitu:
    1. Material cause : Bahan terbentuknya sesuatu
    2. Formal cause : Bentuk sesuatu
    3. Efficient cause : Faktor yang mengubah
    4. Final Cause : Tujuan keberadaannya sesuatu.
  • Sedangkan teori Teleology mengemukakan Segala sesuatu yang ada di dunia diciptakan karena tujuan tertentu.
  • Ada 8 pemikiran filsafat Aristoteles, yaitu :
    1.  Logika
    2. Filsafat Alam
    3. Psikologi 
    4. Biologi
    5. Metafisika
    6. Etika
    7. Politik dan ekonomi
    8. Retorika dan Poetika
  •  Terlihat disini bahwa ilmu psikologi sudah menjadi topik pemikiran pada masa Aristoteles. 

Perkembangan psikologi masa renaissance (1450-1600)
Masa ini adalah masa peralihan Eropa dari pusat pemikiran Tuhan menjadi manusia. Pada masa ini muncul beberapa aliran baru, yaitu:
  • Stoikisme : Kehidupan yang baik melibatkan hidup harmonis dengan alam yang dirancang sesuai rencana illahi
  • Sinisme : Pandangan selalu menganggap remeh orang lain
  • Skeptisisme : Paham yang memandang sesuatu selalu tidak pasti dan penuh keraguan.
Selanjutnya, pada abad ke-19 muncul masa permulaan sains modern. Pada masa ini, psikologi sudah menjadi sebuah disiplin ilmu yang mandiri, dimana pada masa sebelumnya psikologi masih menjadi cabang dari filsafat. Hal ini disebabkan para tokoh-tokoh masa ini sudah memakai kajian-kajian ilmiah untuk membuktikan pikiran dan ide mereka. Tokoh-tokoh tersebut diantaranya : Wilhelm Wundt, E.B Tichener, William James, James Rowland Angel, John B. Watson dan tokoh-tokoh lainnya. Jadi dapat kita simpulkan bahwa psikologi sudah ada sejak beribu tahun sebelum masehi, namun dulu psikologi belum menjadi sebuah disiplin ilmu mandiri seperti saat ini.




Vhadilla Yudha Deshinta (2110321013)
Psikologi Kelas A
Fakultas Kedikteran
Universitas Andalas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Psikologi Umum Pertemuan ke-3 : Pengantar Proses dan Fungsi Mental

Psikologi Umum Pertemuan Ke-15 : Psikologi Gestalt dan Kognitif